The LAUT SEBGAI KEHIDUPAN : TRADISI BUDAYA MARITIM DAN IDENTITAS BUDAYA MASYRAKAT PESISIR DI NUSANTARA DALAM KAJIAN SEJARAH
Abstract
Artikel ini mengkaji sejarah budaya maritim dan identitas budaya masyarakat pesisir di
Nusantara. Laut sebagai sumber kehidupan utama bagi masyarakat pesisir telah
membentuk budaya dan gaya hidup mereka yang unik. Identitas budaya maritim ini
meliputi bahasa, kepercayaan, seni, pengetahuan, sistem sosial-politik, teknologi, dan
ekonomi, yang terlahir dari interaksi panjang dengan laut. Tradisi maritim yang kaya di
Nusantara, seperti sedekah laut dan Labuhan, mencerminkan penghormatan dan rasa
syukur masyarakat pesisir terhadap laut. Meskipun masyarakat pesisir memiliki
keterampilan tradisional yang penting untuk bertahan hidup, seperti navigasi dan
memahami cuaca, terjadi pergeseran nilai dalam berkomunikasi, dengan penggunaan
bahasa yang lebih langsung di beberapa wilayah. Artikel ini menunjukkan kekayaan dan
keragaman budaya maritim di Nusantara, yang masih relevan hingga saat ini.
References
Sebagai Kapal Wisata. Majalah Arkeologi, 25(1), 65– 74. available
Fajrie. (2017). Gaya Komunikasi Masyarakat Pesisir Wedung Jawa Tengah. Inject:
Interdisciplinary Journal of Communication Vol. 2 No. 1.
Fitriyani, Sofia Nurul, dkk. (2019). Sistem Kepercayaan (Belief) Masyarakat Pesisir Jepara
pada Tradisi Sedekah Laut. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah Vol. 11 No. 3
Horridge, A. (1981). The prahu; Traditional sailing boat of Indonesia. Kuala Lumpur: Oxford
University Press.
Melisa C, Naomi,Istirana,Budi.( 2023).Menilik Budaya Maritim Dari Masyrakat Pesisir
Sekitar Pulau Jawa Tahun 1920. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah FIKP
Universitas Jambi Vol. 2 No. 1
Octavian, A dan Bayu A. Yulianto. (2014). Degradasi Kebudayaan Maritim: Sejarah,
Identitas, dan Praktik Sosial Melaut di Banten. Jurnal Masyarakat Indonesia Vol. 40
No. 2.
Reid, Anthony. (2014) Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450-1680, Jilid 1: Tanah di
Bawah Angin. Terjemahan oleh Mochtar Pabotingi. Jakarta: Yayasan
Pustaka Obor Indonesia.
Sulistiyono, Singgih Tri. (2011). Kejayaan Budaya Maritim di Pantai Utara Jawa
dan
Refleksi Membangun Indonesia sebagai Negara Bahari: Menyambung Mata Rantai
yang Putus. Jurnal IKAHIMSI Edisi I No. 2.
Syafiera, Aisyah. ( 2016) “Perdagangan di Nusantara Abad ke-16.” Avatara: Jurnal
Pendidikan Sejarah 4, no.
Suryadi, M. (2010). Konstruksi Leksikal Tuturan Jawa Pesisir yang Bertautan dengan Nilai
Kesantunan. Disampaikan pada Seminar Nasional Pemertahanan Bahasa
Nusantara, 6 Mei 2010, Semaran.
Widyatwati, K. (2012). Tradisi Labuhan bagi Masyarakat Nelayan Tegalsari Tegal.
Alayasastra: Jurnal Ilmiah Kesusastraan Vol. 8 No. 1.
Yunandar. (2017). Budaya Bahari dan Tradisi Nelayan di Indonesia. Sabda : Jurnal Kajian
Kebudayaan, vol. 1, no. 1
Copyright (c) 2025 Dila Atika Dila Atika Sudira

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



